Senin, 08 Oktober 2018

Kau tak akan bisa

Kau tak akan bisa

melupakan aku dan tak akan bisa

pernah terlupakan..

kau tak akan bisa

menghindari bayangku

habiskan waktumu terus bersamanya

aku tak kan mengingatmu lagi

meskipun berjuta kenangan darimu

inilah tiba saatnya...

kita harus berpisah..

ku pasti bisa melupakan kamu

yang akan terus meninggalkan kamu

namun kau akan tetap terbayang wajahku

biarkan dirimu menjadi miliknya

kau tak akan bisa kembali padaku

setelah engkau menghianati ku

kau tak akan bisa menghindari itu

habiskanlah waktumu terus bersamanya

kau tak akan bisa

menghindari menghindari malam

yang akan terus membayangi aku

kau tak akan bisa menghindari itu

biarkanlah diriku menjadi kenangan

Mengukir sejarah

Menguki sejarah dan mengubah dunia

bukanlah hal yang mudah

bagi setiap manusia

harus penuh tenaga

perjuangan yang berat

dan tanggung jawab yang cukup besar

ingatlah wahai kawan

membela negara bukanlah mudah

tapi jangan kau khawatir

jika kau bersungguh-sungguh

dalam membela negaramu

kata sang proklamator

yang selalu mendukungmu

membakar api semangatmu

beliau pernah berkata

beri aku seribu orang tua

akan ku cabut semeru dari akarnya

itulah katanya...

sang proklamator kita

beri aku satu pemuda

itulah katanya ,..

sang proklamator kita

kita bela negara hanya dengan upacara

tapi para pejuang

dengan tangis bahkan darah

dengan raga bahkan nyawa

ingatlah wahai kawan

mengukir sejarah bukanlah mudah

Puisi Arinda

Malam yang hening indah damai dalam hati

kau berikan rasa suci

hingga hati ku bermimpi

ada maaf yang bersemi

tentang cinta telah mati

kan ku jaga engkau kasih

tak perlu bertengkar lagi

dan jangan menangis lagi

biarkan cinta mengalir

sampai nanti


Kami Rhonghya

di kampung ini aku di lahirkan

di belai mesra ayah dan ibu ku

kami adalah minoritas yang tertindas
kami terlahir dari etnis Rhonghya

masih ku ingat suara anak-anak kecil 

tertawa,bermain dan berlari-lari disekitar rumah

dan suara anak -anak mengaji di tempat ini


tapi sekarang tempat ini di banjiri air mata


kepedihan dan pembantaian 


kau hancurkan masjid dan rumah-rumah kami


hingga tiada yang tersisa


masih ku ingat sahabat kecil 
ku di  sini 

yang sebentar lagi mereka akan pergi 
dan tak akan kembali

kau hancurkan kenangan indah di kampung yang kami cinta


kau hancurkan semuanya tanpa belas kasihan



Minggu, 07 Oktober 2018

Bidadari Berhati Iblis

Kau merawat kecantikan luar Tubuhmu

Tapi tak kau rawat kecantikan dalam hatimu

Wajahmu elok tapi batinmu beku

Kau rayu aku dengan sihir cintamu

Aku hargai kau cantik

Tapi hatimu bagaikan Iblis

Kau wajah bidadari bersifat setan

Tak sadarkah dirimu hina

Memang ku lelaki sederhana tapi tak mudah kau Taklukkan

Kau mengajak ku  berzina dan membagi dosa

Tapi ku bukan hewan yang berhubungan tanpa nikah

Sebaiknya kau layani lelaki bejat yang sama hina nya dengan mu

Aku tak ingin secepat itu menghamilimu

Karena aku sayang kepadamu

Harapan masih panjang dan raihlah cita mu

Sadari dan ingatlah nasehat dari ku

Jika kau tak peduli dengan kata ku

Jangan halangi aku untuk melupakanmu

Mengertilah aku wahai kekasih rahasia ku

Merajut mimpi ke piala dunia

Mereka hanyalah anak-anak kampung yang bermain bola

Ubi kayu sarapan pagi biasa mereka 

Bukan rumput tempat untuk menginjakkan kakinya 

tanah berlumpur mereka sudah biasa 

namun mereka punya mimpi yang begitu besar

mereka ingin mengharumkan citra nama negara

bukan Cuma untuk orang tua dan diri mereka

tapi juga untuk bangsa negara tercinta
Bergerak bagaikan air 

Menyerang bagaikan kilat 

Semangat bagaikan api itu merah putih ku

Ayo semua generasi,kita bangkitkan negeri 

Yang tercinta ini

Sudah saatnya tuk lebih jaya lagi

Bawa pulang piala dunia persembahkan untuk negeri

Bawa pulang piala dunia wujudkanlah sebuah mimpi..

Bawa pulang piala dunia persembahkan untuk negeri

Merajut mimpi ke piala dunia

surat misterius

pernah dulu aku menerima sebuah surat misterius
di kelas ku ,di sekolah yang penuh kenangan
selembar kertas menempel di bangku duduk ku
dan ku buka dengan penuh rasa penasaran

aku tak tahu siapakah yang mengrimkan itu
dia tak mau menyebutkan namanya

siapakah ini menilai aku lebih dalam lagi
surat misterius itu menilai aku lelaki sejati
siapa kah gerangan menilai sejauh ini
surat misteri mengatakan ku lelaki sejati

Puisi cinta ku

Dia Seperti Bunga melati yang indah
Aku ingin hujan menyegarkanya hingga dia 
Mengeluarkan harum wangi seperti Kasturi
Mata bening sepening air embun pagi
Langit dan bumi pun bersahaja tersipu malu kepadamu
Dia jelita bagikan cahaya lentera surga
Seperti simphoni kedamaian
Kau manis bagaikan madu yang berwarna emas,
Selembut sutra alam dan kecantikan mu senilai berlian
Bukan pelukan dan cium yang ku nanti darinya
Tapi asmara dari lautan hatinya
Ya Tuhan akan kah dia mencintaiku dengan apa adanya?
Meski aku tak setampan Romeo dan Arjuna
Tapi sungguh ku mencintai dia
Ingin ku bertekuk lutut dan mencium tanganya,memanjakan,
Dan membelainya dengan penuh kasih sayang
Wahai kasih perhatikanlah bait-bait puisi cintaku ini
Tiap perkata nya menyimpan sejuta makna
Tiap maknanya menyimpa milyaran rasa cinta
Jika engkau baca maka alam pun berseru ria
Dan mutiara-mutiara samudra berkilau mendengarnya
Karena ini puisi ku,puisi pangeran cintamu
ku tulis dengan tinta dari sungai nirwana
dengan kertas putih,sebersih hati ini pada mu

Jumat, 05 Oktober 2018

Kami adalah Google

Kami adalah Internet

Kami tahu kebun kurma terbesar di Indonesia ada di Kota Pasuruan


Kami adalah GOOGLE

Kami tahu bahwa Jaya wijaya adalah puncak bersalju di Indonesia

Dan kami tahu kuda laut jantan yang melahirkan anak

Internet seakan-akan menjadikan dunia ini kecil

Dan kau bisa menjelajahi dunia


dan menikmati keindahan alam meskipun semua itu maya


Dan melihat gunung pelangi di cina meskipun kau tidak pernah melihatnya


Serta melihat pemandangan negeri-negeri terindah di dunia


Kami tahu bahwa ada sungai di bawah laut 


dan gunung api di bawah laut

Karena aku adalah internet dan kami adalah google




Kau tak akan bisa

Kau tak akan bisa melupakan aku dan tak akan bisa pernah terlupakan.. kau tak akan bisa menghindari bayangku habiskan waktumu ter...