di kampung ini aku di lahirkan
di belai mesra ayah dan ibu ku
kami adalah minoritas yang tertindas
kami terlahir dari etnis Rhonghya
masih ku ingat suara anak-anak kecil
tertawa,bermain dan berlari-lari disekitar rumah
dan suara anak -anak mengaji di tempat ini
tapi sekarang tempat ini di banjiri air mata
kepedihan dan pembantaian
kau hancurkan masjid dan rumah-rumah kami
hingga tiada yang tersisa
masih ku ingat sahabat kecil ku di sini
yang sebentar lagi mereka akan pergi
dan tak akan kembali
kau hancurkan kenangan indah di kampung yang kami cinta
kau hancurkan semuanya tanpa belas kasihan
di belai mesra ayah dan ibu ku
kami adalah minoritas yang tertindas
kami terlahir dari etnis Rhonghya
masih ku ingat suara anak-anak kecil
tertawa,bermain dan berlari-lari disekitar rumah
dan suara anak -anak mengaji di tempat ini
tapi sekarang tempat ini di banjiri air mata
kepedihan dan pembantaian
kau hancurkan masjid dan rumah-rumah kami
hingga tiada yang tersisa
masih ku ingat sahabat kecil ku di sini
yang sebentar lagi mereka akan pergi
dan tak akan kembali
kau hancurkan kenangan indah di kampung yang kami cinta
kau hancurkan semuanya tanpa belas kasihan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar